Skala di PLC Omron menggunakan Perintah SCL

By | 20/07/2018

Artikel ini membahas tentang skala di PLC perintah SCL yang dapat digunakan untuk melakukan konversi bilangan pada PLC Omron. Semoga panduan yang sudah dibuat bisa membantu teman – teman yang sedang belajar PLC.

Baca juga : BUKA PANDUAN LENGKAP PLC DASAR OMRON

Baca juga : Perbedaan Sensor Digital dan Sensor Analog

Beberapa bulang tekahir saya join dengan grup WA yang membahas tentang Otomasi Industri dan PLC. Alhamdulillah kami bisa berbagi pengalaman, berbagi ilmu, berbagi relasi  dan saling membantu memecahkan masalah. Baru – baru ini di grup tersebut ada diskusi tentang bagaimana caranya menggunakan perintah Scaling untuk melakukan operasi skala di PLC. Lalu ada member yang menanyakan apakah jagootomasi.com sudah memiliki pembahasan tentang operasi Skala di PLC. Maka ini lah jawaban dari pertanyaan member tersebut.

Memang secara tingkat kesulitan, perintah Scaling tidak semudah instruksi – instruksi sebelumnya seperti Timer atau Counter. Sebelum melakukan operasi Skala di PLC, perlu dipahami mengenai jenis atau tipe bilangan, Data Memory pada suatu PLC dan perintah – perintah sederhana dalam pengoperasian data. Seperti perintah MOV yang digunakan untuk memindahkan data, artikelnya bisa anda baca di sini.

 Baca juga : Pemindahan data dengan MOV

Penggunaan Skala di PLC biasanya bertujuan untuk memudahkan dalam perhitungan, memudahkan dalam menyampaikan informasi atau memberikan perintah. Misalnya kita memiliki sensor analog untuk mengukur jarak suatu benda. Kemudian sensor tersebut dihubungkan pada Modul Analog to Digital Converter (ADC) agar nilai analognya dapat terbaca sebagai nilai Digital oleh PLC. Di sini kita memiliki 2 besaran, yaitu besaran metering sensor jarak (misalnya 20 sm – 80 cm) dan besaran digital  melalui ADC (misal resolusi ADC 4000). Data yang masuk ke dalam memory PLC tentu berupa data digital yang mewakili nilai jaraknya. Misalkan nilai digital 0 mewakili jarak 20 cm dan nilai 4000 mewakili 80 cm. Tentu sangat tidak mungkin kita menampilkan nilai 4000 untuk memberi infirmasi jarak, karena akan sulit dipahami. Itu lah kenapa kita perlu melakukan skala di PLC agar nilai Digital 4000 tersebut dapat ditampilkan menjadi 80.

Baca juga : Cara menyambung sensor Analog

Persamaan garis lurus dapat digunakan sebagai metode untuk menyelesaikan permasalahan skala yang memiliki 2 variable. Dimana variable yang telah diketahui nilainya ditetapkan sebagai X, sedangkan variable yang belum diketahui nilainya sebagai Y. Persamaan paling umum yang digunakan dan grafik contohnya gambar di bawah ini.

Anggaplah X adalah nilai digital yang masuk ke PLC, sedangkan Y adalah nilai jarak yang akan ditampilkan. Titik A dan B adalah 2 titik minimum yang kita perlukan untuk melakukan operasi Skala di PLC.  Koordinat dari titik A menurut gambar di atas adalah (As,Ad) dan koordinat titik B adalah (Bs,Bd). Maka dengan persamaan garis lurus nilai yang berada di antara As dan Bs (misalnya titik Cs) dapat diketahui hasilnya pada Cd. Dan seterusnya.

Lalu bagaimana Skala di PLC dapat dilakukan?

CX Programmer oleh telah disediakan perintah SCL untuk melakukan operasi Skala di PLC seperti pada gambar di bawah ini:

Parameter yang perlu diperhatikan adalah

  1. S sebagai sumber data memory yang akan dilakukan skala,
  2. P1 adalah informasi 2 titik sampling. Data pada P1 memakai panjang data 4 word yang berfungsi menyimpan nilai As, Ad, Bs dan Bd.
  3. R adalah data memory yang menampilkan hasil Skala

Di bawah ini adalah contoh operasi Skala pada PLC dengan menggunakan CX Programmer.

Pada program tersebut diisi dengan

  1. S diisi dengan D0,
  2. P1 diisi dengan D100
  3. R diisi dengan D200.

 

Karena P1 diisi dengan D100, maka secara otomatis referensi nilai :

As adalah isi dari D100

Ad adalah isi dari D101

Bs adalah isi dari D102

Bd adalah isi dari D103

Jika nilai dari As, Ad, Bs dan Bd akan dirubah – ubah sesuai kebutuhan Skala di PLC, kita bsia menggunakan perintah Mov.

Dengan program di atas, kita bisa mengisikan dulu parameter titik sampling di data memory D30, D40, D50 dan D60. Saat W0.00 ditekan, baru lah data – data tersebut dikirim ke data memory D100 sampai D103.

Untuk beberapa orang yang baru mulai pemrograman PLC menggunakan data, mungkin akan membingungkan jika melihat data yang ada di CX Programmer karena CX programmer hanya menampilkan data dalam bentuk Binary decimal atau Hexadecimal. Data BCD biasanya tidak ditampilkan. Untuk itu admin jagootomasi menyarankan kombinasi dengan simulasi pada CX Designer. Karena di CX designer kita bisa mengatur tampilan data menjadi Binary Decimal atau BCD.

 

Mula – mula Parameter sampling harus diisi terlebih dahulu, lalu dikirim ke D100 hingga ke D103 dengan tombol Enter. Pada contoh di bawa kita gunakan titik sampling (0,0) dan (10,100). Sehingga saat nilai sumber 7, maka diskala menjadi 70.

Skala ini menggunakan data BIN yang diubah menjadi BCD, sehingga hanya akan menghasilkan bilangan bulat. Perhatikan gambar di bawah, jika titik yang dibuat adalah (0,0) dan (3,100), saat nilai sumber adalah 1, maka hasilnya seharusnya 33,3333333333 dan saat sumber berisi 2 maka seharusnya adalah 66,66666…., namun dibulatkan menjadi 67.

Kalo masih belum jelas silakan lihat di video berikut.

 

Anda dapat menyaksikan simulasi logika program PLC di Playlist Video berikut

16 thoughts on “Skala di PLC Omron menggunakan Perintah SCL

  1. Rama

    Request Min cara penggunaan Instruksi 7SEG. Baru belajar plc utk menampilkan data lewat 7segment dengan driver ic 7segmen.
    Terimakasih

    Reply
  2. Singgih

    Boleh join grup wanya min, ini nomer wa saya 0895600716125 terimakasih

    Reply
  3. Hudha

    Mau tanya min…newbie…
    1. Gmn caranya kita scaling jika pembacaan di alat ukur dan tidak sama dengan tampilan di hmi? Harus pakai rumus ya? Rumusnya apa dan dimasukkan dmn?
    2. Gmn cara menampilkan pembacaan 2 digit dibelakang koma di HMI biar sama tampilannya di alat ukurnya…
    Trimakasih

    Reply
    1. Eka Samsul Post author

      1. HMI hanya mengolah data yg ada d PLC, sedangkan nilai yg masuk ke PLC semua berupa binary. Saya belum nangkep apa hubungannya alat ukur tersebut dgn PLC atau HMI.
      2. Untuk menampilkan angka di HMI kita perlu memperhatikan bentuk datanya, kalau mau yg pakai koma harus berupa data Real atau floating point. Nanti ada opsi mau berapa angka di belakang koma.

      Reply
  4. Yono

    Tolong no saya di masuk ke grup WA, saya baru molai belajar PLC/pemula
    Terimakasih banyak.

    Reply
  5. Hudha

    1. Maksud saya hasil scaling berubah2 terus jauh bgt… Contoh: dari alat ukur dibaca 0.62 sampai 0.61 tapi di hasil scaling perubahannya jauh ringnya antata 0.62 sampai 0.34…kira2 gmn ya biar sama dengan pembacaan hampir sama dengan nilai di alat ukurnya?….
    2. Kalau pakai floating apakah ada contoh programnya ya….
    3. Kira2 kl scaling data outputnya diam engga keluar apanya ya?
    Trimakasih….🙏🙏🙏

    Reply
    1. Eka Samsul Post author

      Kalau nomor 1, Coba dilihat fluktuasi pembacaan nilai analog nya jauh ga, kalau iya mgkn karena pembacaan dr sensor ke ADC naik turun, bisa jadi karena drop tegangan.

      Operasi Floating sebenarnya sama saja dgn BCD dan INT, cuma nambahin kode F aja, misal +F, /F dll.

      Reply
  6. wiwid

    salam kenal….

    1. untuk analog output (mA) dari submersible pressure transmitter yg dikonversi ke level (cm), apakah analog outputnya, juga bisa dimasukkan sebagai source dan parameter word fungsi SCL?
    2. jika sudah ada persamaan garis liniernya, apakah fungsi SCL masih bisa digunakan atau harus menggunakan fungsi algoritma?

    terima kasih dan salam otomasi…

    Reply
  7. Imam Bukhori

    Tolong saya di izinkan masuk ke grup WA, saya baru mulai belajar PLC/pemula
    Terimakasih banyak.

    Reply
  8. TYRA

    terimakasih informatif sekali banyak pelajaran nya yang bisa di ketahui di artikel ini, bahkan banyak yang tidak mengetahui ny

    Reply
  9. Dimas Sigit Priyatna

    Selamat Malam min, saya juga mau belajar mengenai pemrogramannya. Bisa saya join grup WA nya, ini nomor saya 089660384071.. Terima Kasih

    Reply
  10. Andika

    Assalamu’alaikum, Terimakasih ilmunya tapi sejujurnya saya belum terlalu mengerti. Saya baru mulai belajar plc analog . Mohon masukannya , saya harus mempelajari mulai dari mana ?

    Reply
  11. Pingback: DATA SCALING – Judul Situs

  12. KIKI

    BAGAIMANA CARA MENGUBAH DATA MENGUBAH INPUT ANALOG MENJADI OUTPUT DIGITAL?

    Reply
  13. Sutarno Ardy

    Terimakasih om sharenya…
    Boleh join group WA Jagootomasi OM ini no wa saya
    081389881088
    Om nanya klw bikin program perkalian dan perpangkatan gimna om makasih

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *