Belajar PLC tentang Konversi Data

By | 01/03/2017

Pada awal nya PLC adalah sebuah pengendali yang melakukan kerja dengan logika pemrograman berupa kontak – kontak, sehingga belajar PLC hanya berlatih dengan logika pemrograman seperti AND, OR dan NOT. Namun seiring dengan kebutuhan dunia industry dan perkembangan teknologi, PLC berkembang tidak hanya pada logika kontak tetapi juga memiliki data yang disimpan dalam Data Memori.

BUKA PANDUAN LENGKAP PLC DASAR OMRON

Baca : Pemetaan Alokasi Memory pada PLC

PLC  juga mampu mengolah data seperti  pemindahan data dari satu alamat tertentu (CIO, Data Memory) ke alamat yang lain (CIO atau Data Memory). Di dalam pemrograman PLC terdapat beberapa tipe data yang digunakan sesuai dengan kebutuhan program. Sehingga saat anda akan belajar PLC tentang pengolahan data maka terlebih dahulu anda harus memahami tipe – tipe data yang digukanan. Sebagai contoh pada PLC Omron, tipe data yang digunakan mengunakan acuan 1 word = 16 bit. Berikut ini adalah beberapa tipe bilangan tersebut:

INT         : Signed 1 Word, range bilangannya mulai -32768 – 32767

UINT      : Unsigned 1 Word, range bilangannya mulai 0 – 65535

DINT    : Signed 2 Word, range bilangannya -2147483648 – 2147483648

UDINT  : Signed 2 Word, range bilangannya 0 – 4294967295

REAL    : Range bilangannya 3.4×10-38 to 3.4×1038

BCD     : Unsiged 1 Word, range bilangannya 0 – 9999

2 BCD    : Unsiged 1 Word, range bilangannya 00000000 – 99999999

Baca: Bilangan dan Data pada PLC

UINT dapat dikatakan sebagai bentuk data yang paling umum digunakan saat belajar PLC. Tipe data ini digunakan dalam operasi pegolahan data untuk data – data yang memiliki bilangan bulat positif (tanpa koma). Sedangkan INT digunakan saat memerlukan data dengan bernilai negative. REAL memungkinkan adanya data dalam bentuk pecahan (dengan koma). Sedangkan data BCD umumnya digunakan untuk pengaturan Timer atau Counter dan operasi matematika sederhana di PLC.

Kadang kita memerlukan operasi data dalam bentuk tertentu, tapi kadang kita memerlukan dalam bentuk data yang lain. Oleh karena itu, salah satu instruksi pengolahan data yang perlu diketahui saat anda belajar PLC adalah instruksi Konversi.  Contoh program PLC Omron tentang konversi dapat anda buka pada halaman Help – Instruction Reference – CP1E (saya menggunakan CP1E sebagai Contoh). Pilih Instruksi Conversion.

Konversi Binary to BCD

Fungsi instruksi ini adalah mengonversi data word binary menjadi data word BCD.  Instruksi yang dapat digunakan adalah :

@BCD : konversi 16 bit (1 word) menjadi 4 digit BCD

Belajar PLC Konversi Binary to BCD

Klik bagian New PLC Instruction, lalu ketikkan [BCD D20 D30]. D20 di sini berperan sebagai data Sumber yaitu berupa Data Binary, D30 sebagai Data Hasil konversi berupa BCD. Ketika Kontak I0.00 ditekan, maka data pada D20 akan dikonversi menjadi BCD dan disimpan pada D30

Untuk kapasitas bit yang lebih panjang anda dapat menggunakan @BCDL, yaitu mengubah 32 bit binary menjadi 32 bit BCD.

Konversi BCD to Binary

Fungsi instruksi ini adalah mengonversi data word BCD menjadi data word Binary.  Instruksi yang dapat digunakan adalah :

@BIN : konversi 4 digit BCD menjadi 16 bit (1 word)

Belajar PLC Konversi BCD to Binary

Klik bagian New PLC Instruction, lalu ketikkan [BIN D40 D50]. D40 di sini berperan sebagai data Sumber yaitu berupa Data BCD, D50 sebagai Data Hasil konversi berupa Binary. Ketika Kontak I0.00 ditekan, maka data pada D40 akan dikonversi menjadi Binary dan disimpan pada D50

Untuk kapasitas bit yang lebih panjang anda dapat menggunakan @BINL, yaitu mengubah 8 digit BCD menjadi 32 bit Binary.

Konversi Binary to Real

Pada suatu kondisi tertentu mungkin kita perlu untuk menampilkan nilai yang detail seperti 32,5. Dalam binary nilai tersebut tidak dapat ditampilkan, namun dalam Real nilai tersebut bisa ditampilkan. Oleh karena itu kita perlu mengkonversi data Binary menjadi Real. Instruksi yang dapat digunakan adalah :

@FLT : Konversi 16 bit signed binary menjadi 32 bit floating-point (Real)

Belajar PLC Konversi INT to REAL

Klik bagian New PLC Instruction, lalu ketikkan [FLT D60 D70]. D60 di sini berperan sebagai data Sumber yaitu berupa Data 16 bit signed binary, D70 sebagai Data Hasil konversi berupa Real. Data real memiliki kapasitas 32 bit, sehingga secara aktual memory yang dipakai adalah D70 dan D71. Ketika Kontak I0.00 ditekan, maka data pada D60 akan dikonversi menjadi REAL dan disimpan pada D70 dan D71. Pada gambar dapat kita lihat nilai 178 berubah menjadi 178,000.

Untuk kapasitas bit yang lebih panjang anda dapat menggunakan @FLTL, yaitu mengubah 32 bit signed binary menjadi 32 bit Real.

Konversi Real to Binary

Sebaliknya, jika kita perlu mengkonversi data Real menjadi Binary. Instruksi yang dapat digunakan adalah :

@FIX : Konversi 32 bit floating-point menjadi 16 bit signed binary.

Belajar PLC Konversi REAL to INT

Klik bagian New PLC Instruction, lalu ketikkan [FIX D80 D90]. D80 di sini berperan sebagai data Sumber yaitu berupa Data 32 bit floating-point (Real), D90 sebagai Data Hasil konversi berupa 16 bit signed binary. Ketika Kontak I0.00 ditekan, maka data pada D80 dan D81 akan dikonversi menjadi REAL dan disimpan pada D90. Pada gambar dapat kita lihat nilai 7,8 berubah dengan pembulatan menjadi 7.

Untuk kapasitas bit yang lebih panjang anda dapat menggunakan @FIXL, yaitu mengubah 32 bit Real menjadi 32 bit signed binary.

Demikian artikel belajar PLC tentang pengolahan data berupa konversi antar data. Semoga memberi manfaat bagi anda yang sedang belajar PLC atau ingin memperdalam pengetahuan tentang pemrograman PLC.

4 thoughts on “Belajar PLC tentang Konversi Data

  1. Rama

    Sangat membantu, ulasannnya detail dengan bahada yang mudah dipahami.
    Jika pernah buat buku, aku request gan..
    Terimakasih.
    Salam kenal
    Ramadhan

    Reply
    1. Eka Samsul Post author

      terima kasih perhatian nya

      ada versi ebook nya pak, semoga akhir tahun ini beres buku fisik nya.
      lg banyak kerjaan,

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *