Automated Guided Vehicle AGV pada Otomasi Industri

By | 05/04/2017

Artikel ini membahas tentang Mobile robot yang dipergunakan di area industri, yang umumnya disebut dengan Automated Guided Vehicle atau AGV. Automatic Guided Vehicle merupakan kendaraan yang digunakan umumnya dalam industri manufaktur dan digunakan sebagai alat untuk membawa atau memindahkan barang kebutuhan produksi baik bahan baku, bahan semi jadi maupun produk akhir. Tujuan akhirnya bisa berupa menyedia barang dari penyimpanan stok ke stasiun produksi, penjembatan antar stasiun produksi atau menyimpan produk.

BUKA PANDUAN LENGKAP PLC DASAR OMRON

Gambar di bawah adalah salah satu contoh sebagai kereta penarik troli.

Selain dalam industri manufaktur Automatic Guided Vehicle juga digunakan pada gudang, rumah sakit, perkantoran, dan beberapa institusi yang membutuhkan sistem pengantaran otomatis. Sistem operasi Automatic Guided Vehicle tidak memerlukan operator untuk mengemudikan gerak Automatic Guided Vehicle secara langsung, untuk beberapa kegunaan Automatic Guided Vehicle sudah diprogram untuk bergerak menuju ke suatu tujuan dengan navigasi secara otomatis sehingga operator hanya bertugas untuk mengawasi dan mengendalikan Automatic Guided Vehicle dari jarak jauh. Berikut ini adalah tipe berdasarkan navigasinya :

  1. Tipe Rail, yaitu tipe navigasi dengan memberikan rel di sepanjang jalur yang akan dilewati AGV.
  2. Tipe Wired, yaitu tipe navigasi yang menggunakan kabel yang di tanam di lantai kemudian AGV dibekali sensor yang mendeteksi medan elektromagnet dari kabel.
  3. Tipe Line Tape, yaitu tipe navigasi dengan menggunakan garis yang dibuat dengan membedakan warna terhadap lantai (optical) atau magnetic tape.
  4. Tipe Laser, yaitu tipe navigasi dengan menggunakan laser transmiter pada AGV dan sejumlah laser reflector yang ditempatkan di titik – titik tertentu. Pantulan dari titik – titik tersebut memberikan gambaran bagi AGV untuk memetakan lingkungan sekitarnya.

Baca juga : HMI pada Otomasi Industri

Komponen Hardware AGV

Jenis AGV dengan Line Tape adalah yang paling umum digunakan di area industri karena fleksibilitas perencanaan jalur yang akan dilewati dan relatif  mudah menyiapkan komponen navigasi pada robot. Gambar di bawah adalah contoh komponen – komponen yang terdapat pada AGV.

>> Komponen Navigasi

Komponen ini berperan sebagai pengarah gerakan . Path Guidance umumnya terbuat dari garis dengan warna berbeda terhadap lantai atau magnetic tape. Garis ini akan dideteksi oleh Guide Sensor pada AGV yang berupa sensor Optik atau sensor magnetik. Komponen berikutnya adalah Address Mark yang berfungsi memberi informasi posisi AGV. Device yang dapat digunakan adalah RFID yang akan dideteksi oleh Address sensor (RIFD Reader).

Baca juga : Penyambungan Sensor pada otomasi Industri

>>Komponen Safety

Komponen Safety berperan sebagai pengaman bagi AGV agar tidak menabrak benda atau pun manusia. Komponen utama yang harus ada adalah Obtruction Sensor atau Sensor Jarak, jika terdapat benda pada jarak tertentu maka AGV harus melakukan pengereman hingga berhenti. Gambar di bawah adalah contoh sensor yang dapat digunakan pada AGV.

Komponen Safety pendukung jika sensor jarak gagal adalah Safety Bumper, berupa switch yang dapat tertekan saat menabrak sesuatu. Komponen tambahan sebagai pengaman adalah Patlite, yaitu lampu (atau bisa ditambah sirine) yang dipasang untuk menarik perhatian orang/operator bahwa terdapat AGV yang sedang melintas.

 

>>Komponen Kendali

Komponen Kendali berfungsi sebagai pengatur utama semua kerja AGV terutama adalah kendali gerakan. Wheel Servo, yaitu roda yang digerakkan dengan motor servo dapat dijadikan pilihan penggerak utama. Atau dengan menggunakan Brushless DC motor. Pada prinsipnya adalah motor dengan pengaturan kecepatan dan arah putaran yang mudah.

Baca juga : Robot Industri paling Populer

Dengan mempertimbangan perangkat kendali yang standar di industri, PLC dapat dijadikan pilihan sebagai kendali utama. Pemilihan tipe PLC harus disesuaikan dengan komponen yang akan dikendalikan, terutama perangkat sensor dan aktuator. Jika terdapat sensor dengan nilai pembacaan nilai Analog maka diperlukan PLC dengan modul Analog Input. Begitu juga bila terdapat sensor Encoder maka PLC harus dilengkapi dengan kemampuan High Speed Counter. Sebegai kendali Aktuator, motor servo memerlukan Output Pulse sebagai signal penggerak, sedangkan Brushless DC motor memerlukan pengaturan dengan PWM Output. Sebagai contoh PLC Omron dengan type CP1L Series sudah memiliki kemampuan tersebut di atas.

Baca juga :Dasar Pemrogramman PLC

3 thoughts on “Automated Guided Vehicle AGV pada Otomasi Industri

  1. David

    Gan ada linknya untuk kumpulan software PLC….???
    Atau gak jual berupa CD juga boleh

    Reply
  2. Hedy

    Saya lagi butuh 3 unit AGV dengan daya angkut masing masing 1000 kg. Ada rekomendasi supplier di lokal? Supaya harga bisa lebih murah..

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *